Mengenal Apa itu Struktur Data dan Contoh Penerapannya

17 | 15 November 2021 17:22 | Programming | Ditulis oleh Bagus Adi Saputro



Ketika ingin membuat suatu program, seorang programmer harus mengetahui dasar-dasar untuk menyusun data. Ini menjadi salah satu pemahaman penting yang wajib dimiliki. Kalau begitu, apa itu struktur data? Yuk simak pembahasan berikut iniApa itu Struktur Data?

Apa itu Struktur Data?

Struktur data adalah salah satu istilah dalam dunia computer yang artinya adalah tentang bagaimana penyimpanan, penyusunan, dan pengaturan data itu dilakukan dalam suatu sistem komputer. Data yang diproses ini beraneka ragam bentuknya, seperti huruf, angka, simbol, dll.


Tipe Struktur Data

Pada umumnya, ada 6 tipe struktur data yang sering digunakan. Berikut ini adalah listnya

1. Array 

Tipe ini memiliki struktur ukuran yang tetap, selain itu juga dapat menampung tipe data yang sejenis. Struktur datanya itu disusun secara linier dan berdekatan. Array memungkinkan akses elemen secara acak. Hal ini membuat pengaksesan elemennya berdasarkan posisi itu lebih cepat.



2. Linked Lists

Tipe data ini agak mirip dengan Array yang memiliki sifat data yang linier. Namun, dalam linked lists ini datanya sesuai namanya saling terhubung satu sama lainnya, bila dianalogikan seperti rantai . Data yang pertama dalam linked list dikenal sebagai head, lalu bagian data lainnya adalah pointernya yang menghubungkan dengan data head selanjutnya.  Struktur data seperti ini biasanya diterapkan untuk manajemen tabel simbol dalam desain kompiler.


3. Queue

Secara harfiah, tipe data ini dapat diartikan sebagai antrian. Hal ini karena kerjanya sama seperti orang yang sedang mengantri. Konsepnya adalah FIFO ( First In First Out). Pada Queue terdapat 2 jenis operasi dasar, yaitu: 

Enqueue: memasukkan suatu elemen ke ujung antrian.

Dequeue: menghapus elemen dari awal antrian.

Tipe data ini dapat diterapkan untuk mengelola suatu utas dalam multithreading dan mengelola antrian prioritas.


4. Stack

Secara harfiah, stack bisa diartikan sebagai tumpukan. Cara kerjanya berkebalikan dengan Queue. Prinsip stack adalah LIFO (Last In First Out) atau FILO (First In Last Out). Umpamanya dalam dunia nyata ketika kamu telah selesai mencuci piring lalu menumpuknya secara vertical menjadi p1, p2, p3, p4, dan p5. Lalu kamu mengambilnya dari atas, yaitu p5 dan p1 menjadi yang terakhir diambil.

Penerapan tipe data ini biasanya dilakukan untuk evaluasi ekspresi dan implementasi panggilan fungsi dalam pemrograman ekursi.

5. Trees

Sesuai namanya, bentuk tipe datanya seperti pohon yang memiliki suatu hierarkhi. Setiap titik dalam datanya itu akan saling terhubung dan dibawahny terdapat maksimal dua cabang data yang disambungkan dengan pointer.

Dalam implementasinya, tipe trees bisa digunakan untuk mengimplementasikan parser, menyimpan objek java, hingga untuk jaringan nirkabel.


6. Graph

Berbeda dari tipe-tipe struktur data sebelumnya yang sifatnya itu linier. Di sini sifatnya justru non-linier, artinya ia bebas dalam menghubungkan antar data.

Dalam penerapannya, biasa digunakan untuk mewakili simpul jaringan sosial media, mewakili rute gps dan ranking dalam goggle.

Itu dia pembahasan mengenai apa itu struktur data dan bagaimana penerapannya. Semoga kamu dapat menerapkannya untuk mengembangkan programmu lebih efektif dan efisien.



 

Bagikan
Cari Artikel
Top 5 Kategori
Artikel Terfavorit