Mengenal Algoritma Lebih Dalam: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Jenis dan Contohnya

19 | 16 December 2021 15:11 | Programming | Ditulis oleh Bagus Adi Saputro



Jika mendengar kata algoritma, mungkin yang pertama kali terbayang adalah suatu persoalan matematika. Hal itu sebenarnya tidak sepenuhnya salah karena algoritma memiliki kaitan yang sangat erat dengan hitung-menghitung. Akan tetapi, pada artikel ini akan membahas secara lebih dalam tentang algoritma yang ada di dunia IT atau pemrograman.  Saat ini anda mungkin semakin sering mendengar kata algoritma di industri 4.0, misalnya algoritma youtube, algoritma google, dsb. Namun, apa itu algoritma?


Pengertian Algoritma


Algoritma adalah suatu deretan atau urutan yang proses operasi pemecahannya harus diselesaikan oleh komputer. Dapat dikatakan kalau algoritma adalah susunan logis yang dibuat berdasarkan perintah tertentu dan digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Kita bisa menggunakan contoh kegiatan sehari-hari agar mempermudah pemahaman mengenai algoritma. Bayangkan anda berlokasi di Jakarta dan ingin bepergian ke Bali. Untuk mencapai tujuan itu, anda harus tahu bagaimana urutannya secara sistematis agar bisa sampai ke tujuannya, dalam contoh ini Bali. Pertama, anda harus pesan tiket pesawat. Lalu, reservasi tempat penginapan. Langkah selanjutnya, menyiapkan keperluan untuk pergi ke Bali. Setelah itu, pada tanggal keberangkatan anda berangkat dari rumah menuju ke Bandara. Kemudian, dilanjutkan terbang naik pesawat hingga sampai di Bali. Langkah-langkah atau urutannya ini harusnya sesuai, bila ada yang salah atau terbalik anda tidak akan bisa mencapai tujuannya.  


Fungsi algoritma

Setelah mengetahui pengertian dari algoritma, lalu apa saja fungsinya? Berikut ini beberapa fungsi dari algoritma:

  • Menyelesaikan permasalahan tingkat perhitungan hingga yang kompleks sekalipun
  • Menemukan error atau kesalahan yang ada dalam program yang telah dibuat
  • Mempermudah dalam penulisan pemrograman agar lebih efektif dan efisien
  • Membantu pembuatan program agar dapat dibuat lebih ringkas lagi
  • Membantu pembuatan program yang lebih sistematis dan logis


Cara Kerja Algoritma

Pada prinsipnya, karena algoritma bekerja dengan cara yang sistematis dan logis. Maka, cara bekerja algoritma ini, diawali dengan proses input dari programmer yang memberikan intruksi untuk melakukan sesuatu. Kemudian, input tersebut lalu diproses oleh komputer. Terakhir, hasil output penyelesaiannya akan ditampilkan di monitor. 


Jenis-jenis Algoritma

Jika dilihat dari fungsi algoritma itu sendiri, algoritma itu dapat dibagi ke dalam enam jenis


Algoritma rekursif 

Algoritma rekursif juga dikenal sebagai recursive algorithm merupakan jenis algoritma yang dapat melakukan pengulangan hingga sebuah masalah itu mendapatkan solusinya. 


Algoritma divide dan conquer 

Jenis algoritma ini membagi sebuah permasalahan menjadi beberapa bagian. Urutab dari algoritma divide dan conquer yaitu: membagi masalah menjadi beberapa bagian yang sama, kemudian mencari sebuah solusi utamanya untuk selanjutnya mencari solusi untuk bagian-bagian lainya yang lebih kecilnya. 


Algoritma dynamic programming

Algoritma ini bekerja dengan cara mencari solusi baru menggunakan solusi lama yang telah ada. Caranya dengan mencari solusi dari setiap masalah hingga bagian terkecilnya. Dari sana hasilnya akan disimpan untuk memecahkan masalah baru lainnya di hari lainnya 


Algoritma greedy

Jenis ini biasanya digunakan ketika terdapat permasalahan pada optimisasi. Cara kerjanya dengan menemukan solusi yang paling optimal untuk lokal tanpa mempeduilkan  akibat yang akan ditimbulkannya nanti sehingga dapat menemukan solusi optimal pada tingkat yang global. 


Algoritma brute force

Ini adalah jenis algoritma dengan konsep yang paling sederhana. Karena brute force ini menggunakan pengulangan dari setiap solusi yang ditemukannya  untuk mencari solusi paling efektif dan efisien dalam sebuah permasalahan. 


Algoritma backtracking 

Algoritma jenis ini bekerja dengan cara rekursif saat ingin memecahkan permasalahan. Algoritma jenis ini melakukan penyelesaian masalah dengan cara melakukan pengulangan ketika suatu permasalahan tidak tidak dapat diidentifikasi solusinya.


Contoh algoritma

Misalnya kamu ingin menghitung nilai persamaan dari y =5x + 7. Maka urutan penyelesaiannya yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Mulai

2. Tentukan nilai dari x

3. Hitung nilai y =5x + 7

4. Cetak nilai x dan y

5. Selesai

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, algoritma tidak hanya bisa menyelesaikan problem dalam dunia programming. Akan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, semisal ingin menentukan jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus dapat menggunakan algoritma dan memakai metode flowchart agar alurnya lebih jelas, seperti pada contoh di bawah ini

algoritma nilai kelulusan - https://badoystudio.com/contoh-algoritma-dan-flowchart/



Itu dia pembahasan lengkap mengenai algoritma, mulai dari pengertian, fungsi, cara kerja, jenis-jenis hingga contoh-contoh algoritma. Semoga bermanfaat!


Bagikan
Cari Artikel
Top 5 Kategori
Artikel Terfavorit